Film ini bercerita tentang tokoh Emak, seorang wanita berusia lanjut yang sabar, tulus, dan penuh kebaikan hati, seperti umat Islam lainnya, sangat ingin menunaikan ibadah haji. Sayangnya, Emak tidak memiliki biaya untuk mewujudkan keinginannya. Kehidupan Emak sehari-hari hanya bergantung pada hasil jualan kue. Ada juga sedikit tambahan uang dari Zein, anaknya yang duda, penjual lukisan keliling. Walaupun Emak tahu bahwa pergi haji adalah salah satu hal yang mungkin sulit diraih,
Emak tidak putus asa, dia tetap mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk disetorkan ke tabungan haji di bank. Zein, yang melihat kegigihan Emak, berusaha dengan berbagai cara untuk dapat mewujudkan keinginan Emak. Tapi, keterbatasannya sebagai penjual lukisan keliling, serta masalah-masalah yang diwarisinya dari perkawinannya yang gagal, menyebabkan Zein hampir-hampir putus asa dan nekat. Sementara, tetangga Emak yang kaya raya sudah beberapa kali menunaikan haji, apalagi pergi umroh. Di tempat lain ada orang berniat menunaikan haji hanya untuk kepentingan politik.
Tetapi suatu hari Zein mendapatkan karunia dari allah,Zein yang mengukuti undian yang berhadiah ibadah haji,kupon undian tersebut di dapat Zein dari hadiah belanja dari salah satu pusat pembelanjaan,yg sebenarnya mendapat kan kupon tersebut adalah tetangga meraka yg kaya,yg mendapatkan nya ketika berbelanja untuk keperluan syukuran di rumahnya .
Pada saat undian tersebut menang,Zein yg kegirangan mencari Emak buat memberi tahu bahwa Emak bisa naik haji.naas memang nasib Zein,di jalan ketika mencari Emak dia mengalami kecelakan .Dan akhirnya ia lumpuh,dan kupon tersebut hilang.
Berkah memang buat Emak,akhirnya sang tetangga kaya tersebut memberikan hadiah buat keluarga Emak .Mereka(tetangga kaya Emak) memberikan paket ONH mereka buat Emak .
Alhamdulillah akhirnya Emak dan Zein dapat menunaikan haji
Ya allah ini adalah potret kesederhanaan dan keinginan dari hamba-MU ya allah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar